Beberapa hal ini membuat penetuan tanggal pernikahan terkesan RIBET


Artikel

Beberapa hal ini membuat penetuan tanggal pernikahan terkesan RIBET

Tips, Opini,
Dilihat 90 kali
Penulis : Mega Ayu Oktavina

Ada yang pernah mengalami ? atau malah sedang mengalami ribetnya penentuan tanggal pernikahan ?

Wajar. Namanya juga untuk menentukan tanggal bersejarah yang (diharapkan) terjadi sekali seumur hidup. Pasti penuh pertimbangan dan perhitungan yang kadang menimbulkan pertentangan. Ribet deh pokoknya.

Ada yang beranggapan kalau hari apapun itu baik. Sama baiknya, tidak ada yang buruk. Ada yang beranggapan kalau pernikahan itu lebih baik dilakukan pada hari jum’at, sedangkan pesta atau resepsinya dilakukan pada hari sabtu atau minggu.

Ada pula yang punya perhitungan sendiri untuk menentukan hari yang paling baik diantara hari-hari yang baik berdasarkan patokan terntentu. Biasanya sih hal ini berlaku bagi mereka yang masih memegang teguh adat daerah tertentu. Bahkan terkadang, beberapa orang memilih untuk meminta pendapat kepada orang yang dianggap ahli untuk menghitung hari baik ini.

Hal ini bisa menimbulkan polemik baru bagi pasangan yang akan melangsungkan pernikahan. Hal yang lumrah jika penentuan tanggal pernikahan ini justru menimbulkan pertentangan antar pihak keluarga calon mempelai. Misalnya saja jika salah satu pihak keluarga memutuskan agar pernikahan dilangsungkan pada tanggal tertentu berdasarkan perhitungan secara adat. Tapi tanggal itu justru ditolah oleh pihak keluarga pasangannya karena mereka punya perhitungan sendiri dalam penentuan tanggal pernikahan.

Ribet. Ribet. Ribet deh pokoknya. Apalagi kalau sampai tidak ada pihak yang mengalah. Resiko paling ekstrim adalah batalnya pernikahan karena ego masing-masing pihak. Memang sebaiknya ada pihak yang mengalah dan pihak lainnya dapat menurunkan egonya. Tidak sepenuhnya adat bisa diterapkan di era modern seperti saat ini.

Terkadang tanggal yang sesuai perhitungan tersebut justru tidak cocok dengan ketersediaan faktor pendukung acara pernikahan. Misalnya saja terkait ketersedian gedung pernikahan yang hendak disewa. Bisa saja pada tanggal yang telah ditentukan tersebut justru bertepatan dengan penuhnya jadwal sewa gedung pernikahan. Selain itu, bisa saja tanggal yang ditetapkan dengan perhitungan tersebut juga tidak sesuai dengan jadwal penghulu yang sudah penuh. Nah lho…kalau sudah kayak gitu mau gimana ?

Kalau sudah seperti ini, lebih baik dimusyawarahkan kembali dalam penentuan tanggal. Bisa dimundurkan tanggal rencana pernikahannya atau malah dipercepat tanggal rencana pernikahannya. Baiknya sih dipercepat agar tidak semakin banyak ujian ‘pra nikah’ yang muncul. Satu hal lagi, jangan lupa untuk selalu berdo’a agar dimudahkan dan diberi jalan yang terbaik khususnya dalam penentuan tanggal pernikahan.

Good Luck ! See you…


Artikel Lain

Komentar (0)

Buat Komentar

Hapus
(*) = Wajib diisi
Whatsapp Gedung Manten