Benarkah wanita berbakat sebagai anggota intelijen ?

Opini,
Dilihat 119 kali
Penulis : Mega Ayu Oktavina

Tahukah kamu ?

Wanita itu dianugerahi sebuah bakat alami yang tak disangka-sangka. Bakat itu akan timbul dari rasa penasaran dan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap suatu hal yang menjadi targetnya. Dalam kisah percintaan, biasanya bakat ini akan timbul jika seorang wanita penasaran tingkat tinggi terhadap pasangannya, calon pasangan atau mantan pasangannya.

Bakat sebagai mata-mata dan pencari informasi terbaik. Bakat alami yang kalau diasah lebih mendalam akan menarik perhatian BIN atau CIA. Mengupayakan berbagai macam cara untuk menggali informasi tanpa menimbulkan kecurigaan. Rela berlama-lama mengakses berbagai media sosial, bertanya secara tersirat kepada teman terdekat dan ragam upaya lainnya demi mendapatkan keterangan atau informasi sekecil apapun tentang orang yang menjadi targetnya.

Hmm… luar biasa bukan ?

Terlebih lagi kalau wanita tersebut ahli dibidang teknologi informasi atau sejenisnya. Sangat mudah baginya untuk mengungkap informasi apapun yang diinginkannya terkait orang yang menjadi targetnya. Bakat alami ini semakin melengkapi intuisi wanita yang kuat ketika timbul rasa curiga terhadap suatu hal.

Alkisah, ada seorang wanita yang sangat posesif dengan pasangannya. Saking posesifnya, bahkan dia bisa melacak keberadaanya pasangannya berdasarkan GPS dari telepon genggam pasangannya. Terlebih lagi, wanita ini menempuh pendidikan dibidang teknologi informasi. Yak, lengkap sudah. Percaya tidak percaya, kisah ini nyata adanya. Tapi bukan kisah orang yang menulis artikel ini ya.

Mari kita lihat dari beberapa sudut pandang.

Sebenarnya bakat alami ini akan sangat bermanfaat jika diarahkan secara positif. Misalnya saja jika dimanfaatkan dalam dunia penelitian ilmiah. Rasa ingin tahu yang tinggi, penasaran, dan pantang menyerah sampai mendapatkan informasi yang dibutuhkan merupakan modal penting dalam dunia penelitian.

Tapi, kalau salah arah, anugerah ini malah jadi petaka. Rasa ingin tahu yang tinggi, penasaran, dan pantang menyerah sampai mendapatkan informasi bisa menjadi petaka jika sampai mengusik privasi orang lain. Kepo yang berlebihan itu tidak patut ditiru. Kepo berlebihan akan membuat orang lain merasa tidak nyaman dan khawatir privasinya terganggu. Jangan sampai deh dijauhi orang-orang karena kepo berlebihan. Ingat, segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik ya…



Komentar (0)

Buat Komentar

Hapus
(*) = Wajib diisi
Whatsapp Gedung Manten