Toxic Relationship, Baik Atau Buruk?

Opini,
Dilihat 245 kali
Penulis : Ismatul nazza

Manusia dilahirkan dengan berpasang-pasang, laki-laki dengan perempuan. Keduanya akan saling tertarik satu sama lain dan akan menjadi sebuah hubungan atau relationship. Mereka yang berada dalam suatu hubungan pastinya akan memberikan rasa kasih sayang satu sama lain. Lantas apa jadinya jika sebuah hubungan malah memberikan beban mental bagi salah satu pasangan?

Hubungan yang sehat dalam sebuah pasangan adalah hubungan yang dapat memberikan dukungan satu sama lain. Dukungan tersebut bisa berupa pemberian rasa aman, saling menghormati pendapat dan pemikiran satu sama lain, saling percaya, saling peduli dan hal-hal lain yang membuat satu sama lain saling merasa nyaman. Namun, jika dalam suatu hubungan hanya berisi keegoisan, adanya sikap merendahkan pasangan, tidak adanya rasa aman, adanya kecemburuan tinggi dan ketidakjujuran bahkan tidak ada dukungan tetapi hanya komentar-komentar negative dari pasangan. Hubungan seperti inilah yang dapat memberikan beban mental bagi salah satu pasangan. Hubungan yang tidak sehat seperti ini biasanya dinamakan toxic relationship.

Toxic relationship ini adalah suatu hubungan dimana ada prilaku-prilakuĀ  yang tidak menyenangkan dan dapat merusak mental diri sendiri ataupun orang lain dalam hal ini adalah pasangan. Dalam hubungan seperti ini akan menyebabkan perang batin dalam diri pasangan, sehingga berakibat pada kondisi dimana terjadinya kecemasan ataupun depresi. Oleh karena itu, hubungan yang merujuk pada toxic relationship tidak baik bagi pasangan.

Dalam sebuah hubungan, baiknya kita selalu menghindari hubungan yang tidak sehat atau toxic relationship. Namun, banyak diantara pasangan yang tidak sadar bahwa mereka ada dalam lingkaran toxic relationship. Biasanya toxic relationship ini mengacu pada bagaimana perilaku pasangan kamu terhadap sebuah hubungan. Jika prilakunya dalam hubungan menunjukkan adanya sikap yang tidak peduli, suka berbohong, melakukan kekerasan, dan hal-hal negative lain dalam hubungan, maka hal tersebut dapat dikatakan kamu berada dalam toxic relationship.

Bagaimana jika kamu memang berada di hubungan yang toxic? Alangkah baiknya kamu mengakhiri hubungan tersebut, karena hubungan tersebut akan menjadi beban mental bagi dirimu. Namun, terkadang ada sebagian pasangan yang masih bertahan dengan toxic relationship dengan alasan karena mereka saling membutuhkan dan sudah terbiasa dengan hal-hal yang toxic.



Komentar (0)

Buat Komentar

Hapus
(*) = Wajib diisi
Whatsapp Gedung Manten